BUKU TAMU

Kamis, 27 September 2007

TULUS MENCINTAIMU

tiada perasaan lain yang kumiliki saat ini,
kecuali perasaan cinta dan kasih sayangku terhadapmu
tiada,rasa lain yang aku miliki kecuali rasa rindu ku yang sangat dalam kepadamu,
dan kini aku teramat merindukan dirimu
aku teramat merindukan kisah-kisah yang telah kita lewati saat-saat itu,
sepertinya ingatan itu telah melekat,
dan membekas dalam pikiranku dan takkan pernah hilang
tiada gambaran dan lukisan lain di hatiku kecuali itu dirimu
hanya dirimu yang telah mengisi jiwa tubuh dan ruh ku
dengan bayangan dan memenuhinya dengan pikiran-pikiranku tentangngmu
semua hayalanku tertuju kepadamu dimana ia tak pernah padam dan tak pernah hilang,
aku merasa aku takkan pernah mati,
karena aku merasa usiaku sangat lama untuk mencintai dirimu
hingga sekarang, jika kau pertanyakan lagi.
Aku mencintaimu dengan sepenuh hati
dengan kesucian dan ketulusan jiwa yang aku miliki saat ini
untuk istriku tercinta NITRA DEWI

PUISI UNTUKMU

kepadamu istriku yang mencintaiku//
kepadamu yang memberiku bahagia, impian dan jiwa//
menemani getir melawan tegak tegar//
tak patah bahagiaku//
ku hiasi mimpi beludru milikmu//
bungkam sombongnya jiwa setan hatiku;istriku; sungguh hanya engkau hartaku//
aku tiada cinta selain cinta kepadamu//
tiada rindu ku hari ini kecuali untukmu;
istriku yang manis;istriku yang cantik;//
malam ini tidurlah, aku akan jaga mimpimu dari buruk wajah malam
disaat kau bersamaku; //
cahaya rembulan membasuh kulitku dan kulitmu
sedang cahaya bintang menyentuh wajahmu,
membuat ia begitu indah dan menentramkan jiwa yang melihat pesonanya
istriku; kukatakan padamu/
tiada yang indah selain dekat dengan dirimu/
kenangan kemarin adalah kenangan yang takkan tergantikan
oleh kisah manapun di belahan dunia ini;
ia adalah kenangan yang melekat; se akan-akan ia adalah bagian dari tubuhku,
dan tak mungkin aku meninggalkannya;
istriku; kukatakan kepadamu ku bisikkan hatimu;
kutorehkan dengan tinta emas dalam hatiku
dan aku takkan sanggup menghapus
semua kenangan indah tentangmu

untuk istriku tercinta : NITRA DEWI

Rabu, 26 September 2007

1 hati ini hanya untuk mu

Hati ini hanya terpaut untukmu
pikiran ini hanya memikirkan dirimu
tak ada hati yang lain dan tak ada pikiran untuk yang lain
aku tak pernah terbesit untuk memikirkan yang lain
dalam hati dan pikiran ini hanya terbayang wajah dan senyumanmu
aku merasa hidup ini tak berguna bila kau tak ada disisiku
aku merasa jalan hidup ini hanya bagai buih di tengah lautan
yang terombang ambing tak tentu arah tujuan
aku merasa sepi walau pun dalam keramaian
aku merasa sendiri walau dalam kebisingan
tanpa dirimu
aku rindu,aku cinta,aku sayang
yang tak akan pernah aku berikan kepada siapapun
hanya kepada dirimu seorang NITRA DEWI
istriku,pacarku,sahabat dan teman dalam hidupku

Senin, 17 September 2007

Duh Gusti

Sasih shaum ayeunamah sepi benten sareng romadon taun kamari,kumargi taun ayeuna mah simkuring nyalira bae teu aya bojo jeung pun anak,sim kuring asa waas pisan pas nepangan saur biasana aya anu ngagugahkeun bade bojo bade pun anak, duh Gusti sim kuring cing di pasihan kakuatan iman jeung taqwa supados tiasa ngaliwatan hirup nu asa susah kieu jauh ti pamajikan pun anak tos sareng Gusti Allah,kuring sok ngalamun upami bada magrib sok nyarios nyalira kana batin sorangan ' naha hirup kuring teh asa teu pararuguh bae,jauh ti bojo anggang ti pun anak,nun Gusti hampura dosa dosa abi,hampura kanu kalepatan abi,cekeutkeun abi jeng bojo abi,tempatkeun pun anak Shifa Aliyyah Putri di surga Gusti,caangkeun alam kuburna, luaskeun alam kuburna,jadikeun pun anak teh jadi panulung abi jeung bojo di yaumil akhir,Amin

RAMADHAN TIBA

Bulan suci telah datang......
Di masa kecilku aku akan sangat bahagia menyambut bulan ini. Semua makanan, minuman dan buah buahan yang aku sukai akan terhidang. Ibuku memang memanjakan anak-anaknya dalam hal itu, ini salah satu trik ibuku agar kami anak-anaknya mau berpuasa dan akhirnya merindukan bulan suci itu.

Tahun 2007 ......
Tahun yang berat untuk kulalui. Setelah keputusan itu diambil, ini adalah tahun kedua aku menjalani bulan ramadhan jauh dari suamiku tercinta. Jika di tahun 2006 terasa sangat berat, maka tahun ini terasa lebih menyesakkan. Tahun kemarin masih ada putri kecilku tersayang...... tapi kini, aku jauh dari suamiki dan suamikupun sendiri disana..... tanpa buah hati kami.

Tuhan.....
Tolong aku, kuatkan aku untuk dapat melalui semua ini.
Berikan cahaya surga Mu untuk aku dan suamiku, agar kami tak tersesat dan selalu menuju MU.

Tuhan.......
Kasihani aku, bantu aku untuk dapat melihat hikmah di balik "kepedihan" ini.
Dibulan yang suci ini, bangunkan aku ya Tuhan...... dari mimpi panjang yang begitu menyesakkan ini.